
Batang Hari (MAN 2 Batang Hari) - Salah satu bentuk pengembangan diri yang diadakan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Batang Hari adalah Tata Boga. Pada praktek Tata Boga kali ini, para siswa mempelajari dan mengolah kekayaan budaya lokal dalam bentuk pembuatan makanan tradisional dengan materi yaitu "Bagian Salad Tradisional". Kegiatan ini berlangsung di Ruang Guru pada hari Selasa (06/8/24) pagi ini, dimana siswa-siswi bersemangat untuk belajar dan berpartisipasi dalam mengangkat kekayaan kuliner tradisional daerah.
Praktek Tata Boga merupakan bagian penting dari kurikulum di MAN 2 Batang Hari yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan praktis dan pengetahuan siswa di bidang kewirausahaan. Dalam kesempatan ini, siswa diberikan kesempatan untuk mempelajari pembuatan makanan tradisional yaitu pecal, yang merupakan salah satu warisan budaya lokal yang khas.
Guru bidang studi tata boga Apriani All Sten, S.Pd mengatakan, suasana di tata boga terasa bersemangat dengan adanya kegiatan pembuatan pecal. Siswa dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil dan dibimbing untuk pembuatan kuliner tersebut. Mereka diberikan penjelasan mengenai bahan-bahan yang digunakan, serta langkah-langkah dalam membuat pecal dengan benar.
Setiap kelompok bekerja dengan antusias, mulai dari mengukur takaran bahan-bahan, mencampurkan adonan, pengemasan hingga penghidangan. Mereka juga belajar tentang teknik-teknik khusus yang diperlukan dalam memastikan rasa dan tekstur pecal yang enak.
"Saya sangat senang dapat belajar membuat pecal. Ini adalah warisan budaya kita dan saya merasa bangga bisa mempelajarinya. Semoga nantinya saya bisa membuat makanan ini dengan baik dan memperkenalkan rasanya kepada orang lain," ujar Riski, salah satu siswi kelas XII. 2 yang terlibat dalam praktek Tata Boga ini.
Kegiatan praktek Tata Boga ini tidak hanya memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar tentang kekayaan budaya lokal, tetapi juga memberikan pengalaman praktis dalam mengolah, mengemas dan memasarkannya pada internal madrasah. Para siswa belajar tentang manajemen waktu, kerja sama dan kebersihan.
Kepala MAN 2 Batang Hari Khoirul Pahmi, S.Pd.I.,M.Pd.I mengapresiasi semangat dan partisipasi siswa-siswi dalam praktek Tata Boga kali ini. Ia mengatakan,"Praktek Tata Boga ini adalah wujud dari upaya melaksanakan tupoksi kami dalam mengembangkan kewirausahaan di lingkungan madrasah, apalagi mengangkat makanan tradisional yang tentunya dapat diwariskan ke para siswa agar sebagai budaya lokal. Saya juga mengapresiasi para guru pendamping atas semangatnya mengajar dan mendampingi siswa kita dalam kegiatan ini.
" Selain pembuatan pecal siswa juga diajarkan membuat kue, rujak bahkan membuat makanan serta minuman kekinian yang segar yang sangat pas dengan cuaca, dengan adanya kegiatan praktek Tata Boga siswa sudah dibekali ilmu berwirausaha yang tentunya dapat diaplikasikan nantinya, harap Kamad. (@ulia)
|
142x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...