
Batang Hari (MAN 2 Batang Hari) - MAN 2 Batang Hari menerapkan pendekatan pembinaan yang humanis bagi siswa yang datang terlambat ke madrasah. Pada pagi hari yang sejuk Rabu, (07/01), tepat pukul 07.00 WIB, sejumlah siswa yang terlambat memasuki gerbang madrasah. Jumlah siswa yang terlambat kali ini tercatat lebih banyak dari biasanya, dengan beragam alasan seperti kesiangan, menunggu teman, menunggu transportasi penyeberangan sungai, hingga lupa jadwal piket.
Alih-alih memberikan teguran keras, tim penegak kedisiplinan madrasah memilih memberikan pembinaan yang penuh hikmah. Guru piket bersama pegawai Tata Usaha, Cholidi dan Abdul Muthalib, memimpin sesi pembinaan tersebut. Mereka tidak membentak atau memarahi para siswa, melainkan berdialog dan mengajak mereka untuk membersihkan halaman madrasah sebagai bentuk tanggung jawab dan pembelajaran karakter.
Kepala MAN 2 Batang Hari, Khoirul Pahmi, S.Pd.I., M.Pd.I., dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa madrasah harus menjadi "rumah kedua" yang mendidik dengan kasih sayang, bukan dengan kemarahan. Pendekatan ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab kepada siswa tanpa menimbulkan rasa takut atau tekanan.
Pembinaan yang dilakukan di MAN 2 Batang Hari ini menjadi contoh penerapan pendidikan karakter yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Dengan cara ini, siswa diharapkan dapat belajar dari kesalahan tanpa merasa terintimidasi, sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih positif dan kondusif. (AR)
|
89x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...